Senin, 03 Oktober 2011

Kaki



Andai saja, aku punya motor vespa, akan aku kelilingi kota cairo ini, sayangnya itu semua hayalan belaka. Andai saja aku punya bicycle, mungkin sering aku jalan-jalan setelah subuh untuk santai orlahraga pagi dan silarurahim, tapi sayang seribu kali sayang aku hanya punya modal kaki yang sering menemaniku dengan setia.  Aku hanya punya sepatu yang harganya 40 ribu rupiah yang selalu setia  menemaniku dalam menahan panasnya terik matahari yang telah memanaskan jalan dimusim panas ini. Mungkin hanya sedikit istilah untuk mengantakan baik, jika itu semua dihadapi dengan  senyuman.
walaupun belajar sudah di Negeri orang, jaul dari Ibu dan Ayah,  aku tidak pernah merasa rindu kepada mereka dengan sedalam-dalamnya rindu, tapi aku hanya ingin rinduku ini digantikan dengan keberhasilan. Dan aku harus berusaha sekeras mungkin untuk melangkahkan kaki ini dengan baik walaupun terasa kaku dan berat. Dan aku tak akan pernah menyerah walaupun rinduku telah berbukit-bukit merindukan ibu dan ayahku, Aku hanya ingin sedikit ridho dari mereka agar aku bisa melangkah lebih jauh lagi, lebih kuat lagi ku langkahkan kaki ini, demi masa depan yang gemilang, demi masa depan yang baik. Kaki, bertugas sebagai  kendaraanya tubuh ini, dan hati adalah sopirnya. Dia selalu mengikuti apa kata hati ini, mau ke masjid, mau ke kampus, mau ke tempat kursus, itu semua adalah keinginan hati. jadi, berhati-hatilah  untuk melangkahkan kaki tanpa hati. Agar supaya langkah kaki ini tidak sia-sia.  Dan dipikir-pikirkan dulu jika akan  melangkahkan kaki. ” mau kemana tujuan kita ini ?
Jangan lupa pake mata juga kalau mata masih normal. jalan kaki, dijalan itu kan pasti ada kotoran, kendaraan roda empat yang lalu-lalang, ”ah itu dia kendaraan yang ber roda empat”..kendaraan itu yang sering dikontrol oleh orang yang punya mata dan kaki, yang sering sombong dan angkuh ketika mengendarai kendaraan tersebut. Apa lagi kalau sampai tidak konsentrasi dengan rem kaki. hmm.. sasarannya orang yang sedang jalan kaki.
Oleh karena itu, ingatan itu selalu digunakan. Ikhtiar itu selalu sering terjaga, kadang terburu-buru untuk melangkah, kadang tidak sadar akhirnya kaget mendadak. Sangat beruntung kalau belum ajal,untuk sementara bertadu dirumah sakit. kalau sudah ajal, mungkin dirumahnya semut dan para geng-geng cacing tanah. Alhamdulillah, Allah itu Maha memiliki kasih sayang sehingga kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan beribadah.
Itulah kenapa mulut dituntut untuk mengucapkan Do’a sebelum keluar dari rumah. Alhamdulillah orang tua itu sering mengingatkan ”berdo’a dulu sebelum melangkahkan kaki dari rumah”, La ilaha illahllah ya Allah lindungilah saya (berdo’a) dan saling mendo’akan.
semoga langkah kakiku ini tidak sia-sia. Semoga selalu ada kekuatan dari otot-otot sering  dilatih.
Adapun kaki, itu seiring berjalannya waktu, semain hari semakin keras ototnya. Dan juga semakin hari semakin tua. Daging dan tulangnya akan semakin error, kalau tidak dijaga dengan baik. Tidak sering minus susu misalkan, tapi sering konsumsi minuman yang beralkohol dan berkimia. Itu tidak bisa diharapkan untuk bisa melangkahkan kaki dengan normal dan tidak mungkin bisa merasa nyaman dalam beribadah, tidak  tenang. Jangan lupa juga mengisi bahan cairan, ‘apapun makanannya ‘, Air putih always waiting ( selalu menanti).

Begitu banyak persoalan yang masih menyimpan didalam pikiran, alangkah baiknya kalau setiap masalah atau strategi yang telah dipikirkan, itu diselesaikan dengan baik.  langkahkan kaki untuk melangkah melewati latiha-latihan yang keras.
Seiring waktu berjalan, kaki ini sering kaku. penyebabnya adalah kurangnya protein yang masuk, dan dompet yang semakin menipis karena jarang di isi. Disinilah timbuk kelemahan seseorang dalam beraktifitas dan hidup. Dan permintaanlah yang timbul dalam pikiran, Ya Allah berilah saya rezeki yang halah lagi baik. Meminta kepada Allah, mintalah ”Aku akan kasih ” kata Allah.
Allah s.w.t berfirman:

Artinya: Berdoalah kepada Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina! Q.S Al-mukmin : 60
sudah cukup jelas sepengalan ayat di atas menjelaskan, jadi berdoalah karena doa itu senjata orang Islam. Mungkin disinilah kita dilatih untuk belajar bersabar dan tetap tegar dalam melangkahkan kaki kita tuk mencari ilmu dengan mengharapkan ridho Ilahi . Memang terasa sangat melelahkan, bahkan kadang tak ingin dilangkahkan lagi kaki ini.Kadang, sesuatu yang belum dikerjakan itu akan terasa sulit dipikir dan menelitinya. Kita baru tau jika kita telah melakukannya. Ternyata, sangatlah mudah untuk dilewati. begitu juga dengan langkah kaki kita yang tentunya ingin mancapi kesuksesan di langkah yang akan datang, Semua itu akan dilewati dengan mudah dan tidak disangka-sangka, jika  dengan kerja keras dan jatuh bagnun dalam perjalanan, maka  tibalah di tempat tujuan.
Kerja keraspun tidak cukup kalau sudah tidak ada lagi cita dalam jiwa. sudah tidak ada lagi keinginan kalau semangat sudah diambil syaitan. ”audhubillahi mina syaitanirrajim” sudah tidak ada hafalan Al-Qur’an lagi kalau ingatan sudah dikuasai syaitan.  Itu sangat Berbahaya!!
tapi kadang manusia lupa dengan langkah kaki yang pertama kali keluar meninggalkan rumah orang tua yang sekarang jauh dimata dekat dihati, kadang sering tidak muncul dalam ingatan, disebabkan pengaruhnya lingkungan dan tidak disiplin dalam menjaga diri dari gangguan-gangguan dan bisikan syaitan yang terkutuk itu.
semoga saja kita selalu dalam lindungan Allah Swt dan selalu disiplin dalam beribadah. Alangka indahnya kalau perjalanan ini membuahkan kenangan yang indah dan menjemput masa depan yang cerah dan gemilang. Suatu saat kita pasti akan merasakannya, apa-apa yang belum pernah kita lihat pasti akan kita melihatnya. Dan apa-apa yang sudah pernah kita lihat, pasti akan kita melupakannya.
jangan hidup seperti ingatan yang tidak normal, Cerahlah yang ingin dirasakan.
Sekarang, tanpa menggunakan motor vespa dan bicycle, kaki ini bisa kok berjalan sendiri. sambil menikmati suasana alam sekitar, dan juga udara kota Cairo yang tidak jelas segarnya. bisa sedikit-sedikit menambah dan menguras tenaga. Sehat, bisa menghemat uang, sambil berzikir bersemangat. Memang kita tau zaman sekarang itu sudah canggih bahkan lebih dari canggih entah apa namanya, tapi itu kadang tidak terasa kecanggihannya jika tidak ada keindahan dan rasa syukur kita kepada Allah swt.  walaupun hanya memiliki kaki yang selalu di andalkan dalam perjalanan, alhamdulillah  bisa berjalan tanpa merasakan keluh dan kesah. Karena itulah kecanggihanku yang diberikan Allah dengan tak terhitung nilainya. Dan kecanggihan kaki itu memiliki ciri khasnya tersendiri. Bukan made in taiwan atau made in cina, tapi ini made in Allah. Sangat luar biasa bila kita mengenal diri kita lebih jauh. sekaranglah kita mulai melangkahkan kaki ini tunk mencari dan mengenal siapa jati diri kita yang sebenarnya.

Tangan dan kaki

Setiap manusia, memiliki tangan dan kaki yang sering digunakan untuk aktifitas tentunya. Tapi berbeda tipe dan mimiknya masing-masing. Aku memiliki tangan dan kaki yang berkeringat bukan berarti suatu tanda untuk aku bergerak mengambil handuk atau sapu tangan untuk mengeringkannya. itu suatu tanda bahwa aku adalah orang yang memiliki kekurangan dan anda memiliki kelebihan. Tidak ada yang bisa ditebak jika akan terjadi seperti ini.
coba kita pikirkan betapa indahnya Allah menciptakan Manusia dan Alam semesta ini. Mungkin anda bingung kenapa ada kata indah disini, ” ya.. memang indah.. karena yang Allah ciptakan sesuatu itu tidak  sia-sia.
hmm…  apa sebenarnya yang ingin aku tuliskan ini, otak ku kayaknya belum bisa berimajinasi untuk menyusun kata-kata dan tulisan yang bermanfaat, Wallahu’alam… aku hanya bisa ingin berjalan menggunakan kaki ku ini tuk mencari jejak ilmu yang harus di kupas. ”kayak buah aja…”  ya… sesuatau hal yang penting adalah berjalan kaki. kita ketahui bahwa setiap benda baik itu benda mati maupun benda hidup itu memiliki kaki. apakah didalam hati kita juga ada kakinya? wallahu’alam… aku hanya ingin menjalankan kaki hatiku dengan Niat ibadah kepada Allah tuk mengharapkan ridho Allah.
Aku ingat semalam, ketika tidur dalam kecapean yang sangat melelahkan dan kata-kata ini berulang-ulang kutuliskan apa adanya, lagi-lagi kaki yang kecapean dingin pula,mulai terasa bagaikan di ikat dengan tali besi dari salju,  kayaknya kakiku sudah mulai mengeluh tapi hati ini tidak ingin mengeluh. Terdengar azan ditelingaku, kaki hati ini pun mulai bergerak  ketika terasa itu, langsung bangun  gosok gigi, berwudhu lalu sholat subuh. tidak disangka-sangka sudah kecapean dingin pula, aku kaki hati ini masih saja ingin berjalan dan meraba tekanan dinginnya udara pagi dimusim dingin pertama kali aku di Cairo ini.
walaupun bisa dikatakan air yang kurasakan ini sangatlah dingin, tapi hati ini mengatakan tidak. kembali lagi tangan ini menyetuhnya, terasa beku dan menggigil seluruh tubuhku. Hati ingin melangkah melewati tangan dan kaki yang kedinginan ini terasa mudah ketika langkah kaki hati ini ingin menuju kepada Allah, akan terasa mudah dan sangat singkat terasa perjalanan ini di tempuh meskipun terasa sangat jauh di pandangan mata hati.
setiap manusia itu berbedah wajah dan sifatnya masing-masing ada yang baik, ada yang buruk. Ada yang memiliki kelebihan, Ada pula yang memiliki kekurangan. Di dalam hatiku berkata ” kok beda ya?” wah.. kayaknya hati kakiku sudah salah menendang nih.  Kanyaknya aku harus bidik dulu nih sebelum menendang tepat pada sasarannya. Mungkin Harus jelas fokusnya. Mungkin kaki hati ini harus betul-betul fokus dulu dengan pelajaran yang diberikan oleh sang Pemberi pelajaran Allah tuhan semesta Alam.
Begitulah manusian kadang pikurannya melayang jauh, sampai-sampai tidak sadarkan diri. kadang memikirkan yang Macam-macam seperti aku ini. padahal apa yang aku pikirkan itu belum tentu benar. Mungkin kaki hati ini Harus dilatih terus biar bisa pas sasarannya  sesuai bidikan yang baik.  mungkin hanya bidikan Allah lah yang paling pas dan benar-benar fokus, itu jelas karena Allah memiliki segala Maha. ” loh.. kok  kenapa sekarang kita masih ragu tuk menggerakkan kaki hati kita tuk berjalan Kerumah Allah ” ?
Entah apa yang ku tuliskan ini ” aku juga gak ngerti apa yang harus aku tuliskan .. ini lah hasil pikiran ku… :D
semua kekurangan itu milik saya sendiri, segala kelebihan dan kehebatan itu hanya Milik Allah semata.

Ternyata buah kurma itu sama dengan buah kelapa

Tak disengaja, pohon yang berdiri ditanah yang berpasir ini selalu mengingatkan mata untuk meliatnya. ternyata ia pun belum menghasilkan buahnya.  Betapa tidak, aku pun merasa kasihan meliahatnya. Dengan tegak hati ini berprasangka, mengapa ia masih bisa hidup tanpan ingin menghasilkan buahnya lagi?  Ya Allah berilah ia tunas yang bisa menghasilkan buah serta banyak pohonnya kembali, agar supanya orang-orang bisa mencicipinya dengan rahmatMu ini.
Setiap hari, ketika aku berjalan dari rumah menuju mahattoh ( stasiun bus ) selalu saja pohon kurma itu nampak didepan mata. Ternyata pohon itu tidak bedah jauh dengan pohon kelapa. Karena kemiripan pohon kurma itu dengan pohon kelapa, ia selalu mengingatkan tempat kelahiran aku di popilo halmahera utara. Seumur hidupku aku baru melihat pohon kurma ketika aku telah berada di Mesir. Ternyata Allah menciptakan bumi ini memiliki banyak keindahan alamnya, dan keindahan itu ternyata lebih banyak di Indonesia.
Memang  jelas setiap Negara itu memiliki karakter keistimewaannya masing-masing. Kalau mau dibedakan, Mesir juga memiliki Tempat yang istimewa bahkan banyak pengunjung dari berbagai macam Negara di Dunia yang selalu berwisata atau melancong di di Negara Mesir ini. Aku merasa ini adalah hal yang baru ketika berada di daerah ini. banyak gurun pasir, banyak anjing tapi gak jahat. banyak  para ilmuan, banyak buah-buahan, banyak wanita-wanita sholehah, laki-laki sholeh, cantik-cantik dan ganteng-ganteng pula. hehe… tapi sanyang lingkunnya masih banyak sampah-sampah yang bertebaran di dijalan-jalan dan diberbagai tempat. mungkin itu lah kurang pedulinya mereka terhadap kebersihan lingkungan.
mmmh… jadi begitu ya…? ”  iya memang begitu,memang kelihatan kotor bangat. eh,, tapi jangan melihat dari sisi kotornya dari luar, tapi disini lah negara yang memiliki banyak ilmu. mau tau ilmu apa? silahkan saja datang ke Mesir.
Dan ternyata nih, buah kurma itu sama rasanya dengan buah kelapa.  Mau tau kenapa,? makanya datang ke Mesir… hehehe…. ‘ ah gak usah datang lah kalu kesini cuman main-main doang… mendingan di Negeri sendiri. kalu aku sih mendingan di daerah ku sendiri bekerja kebun Kelapa sama orang Tua ku, tiap bulan memberi zakat kepada fakir Miskin dapat pahala dan selalu bahagia bersama keluarga.
Mungkin saat inilah kita harus berusaha sekeras mungkin belajar kita tuk bisa menghasilkan buah kesuksesan. Aku gak mau seperti pohon kurma itu yang sedang berdiri tegak tapi gak ada buahnya. percuma saja ia hidup, mendingan ditebang biar keliahatan padang pasirnya yang indah. aku hanya ingin seperti buah kelapa yang buahnya bisa menghilangkan rasa haus bagi orang-orang yang kehausan ilmu. dan aku juga ingin seperti pohon kurma, walaupun tidak ada buah tapi tetap tegar dan sabar hidup ditengah-tengah padang pasir.